Artikel

CARA MERAWAT PEMBALUT KAIN

cara-merawat-pembalut-kain

Pembalut kain atau pembalut cuci ulang merupakan jenis pembalut yang terbuat dari bahan dasar kain yang memiliki daya serap tinggi. Oleh karena itu pembalut kain kini sedang menjadi naik daun karena penggunaan pembalut kain lebih seperti pada zaman dahulu yang menggunakan kain saat menstruasi. Selain lebih hemat penggunaan pembalut kain juga lebih ramah lingkungan karena tidak sekali pakai langsung dibuang namun dapat digunakan kembali. Berikut ini perawatan pembalut kain :

PERAWATAN :

Pencucian Awal :

  1. Lakukan prewash 3x (cuci-kering-cuci-kering-cuci-kering) untuk melepas lapisan tekstil pada pembalut baru.
  2. Cukup cuci dengan air mengalir saja, namun jika ingin menambahkan detergen, gunakan sesedikit mungkin. Untuk 1 pembalut, cukup detergen seujung jari.
  3. Bilas dengan air mengalir
  4. Jemur Menghadap matahari, jika cuaca mendung jemur dalam ruangan dan dianginkan dengan kipas angin diperbolehkan
  5. JANGAN DISETRIKA

Pencucian Saat Pembalut Kotor :

  1. Idealnya ganti pembalut setiap 3-4 jam agar area kewanitaan tidak jadi area favorit bakteri dan jamur .
  2. Lepas pembalut dari celana.
  3. Cuci di bawah air mengalir. Noda akan mudah terlepas tanpa harus dikucek.
  4. JIka ada noda membandel, beri setitik detergen di noda tersebut, kucek.
  5. Bilas hingga air bilasan pembalut benar-benar tidak berbusa.
  6. Jemur menghadap matahari. Bleaching alami akan terjadi karena matahari bersifat memudarkan noda, dan membunuh bakteri.

Pencucian saat di perjalanan/ tempat umum :

  1. Lakukan perlakuan yang sama dengan pencucian saat pembalut kotor
  2. Jika tidak ada sabun, gunakan air saja. Pembalut kain ini sangat mudah dicuci tanpa sabun sekalipun.
  3. Bilas dan peras hingga kering, lalu masukkan pembalut di wet bag.
  4. Sampai di rumah atau tempat tujuan, bilas ulang pembalut lalu jemur.
  5. Lakukan langkah yang sama dengan Pencucian Saat Pembalut Kotor