Artikel

Mau Bayi Kita Cerdas Sejak Dalam Kandungan, Lakukan 10 cara ini !

Kecerdasan bayi bisa kita bentuk dan upayakan sejak dia masih dalam kandungan.semakin baik kita merawat bayi dalam kandungan maka semakin bagus juga perkembangan otak janin dalam kandungan.

Faktanya, dari seluruh organ janin, bagian otaknya lah yang paling terkena pengaruh dari polah hidup Bunda, terutama dari apa yang Bunda konsumsi.

Agar bayi cerdas sejak dalam kandungan artinya membantu otak janin membentuk sel-sel saraf yang terhubung dengan baik. Bagaimana caranya?

1. Hindari lingkungan yang berbahaya

Jika mungkin bunda bekerja, baiknya hindari hal-hal yang bisa mempengaruhi dan mencemari plasenta, seperti polusi kendaraan bermotor, paparan zat kimia berbahaya dan hal lain yang berbahaya bagi janin.

2. Olahraga dan makan sehat

Lakukan olahraga ringan, seperti renang dan jalan kaki, akan memberi manfaat pada perkembangan otak janin. Jadi agar bayi cerdas, rajin-rajinlah berolah raga. Jangan lupa barengi  juga dengan diet seimbang, yang akan membantu bunda mencapai berat badan optimal selama hamil. Ini salahsatu faktor penting bagi perkembangan otak janin.

3. Jangan mengonsumsi obat-obatan yang tidak perlu

Efek dari kebanyakan obat di pasaran pada bayi yang belum lahir, masih banyak yang belum diketahui secara pasti Beberapa obat umum seperti paracetamol dan ibuprofen cukup aman dikonsumsi. Akan tetapi lebih baik hindarilah obat-obatan selama hamil, kecuali Bunda benar-benar membutuhkannya.

4. Jangan minum alkohol

Konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi bisa mengakibatkan kerusakan serius pada otak janin, yang disebut foetal alcohol syndrom, atau sindrom alkohol pada janin.Meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan resiko konsumsi alkohol dalam jumlah sedikit (satu-dua kali dalam seminggu), sebaiknya bunda tetap menghindari alkohol sama sekali selama hamil. Alkohol terbukti dapat menembus plasenta, yang kemudian ikut dikonsumsi oleh janin.

5. Jangan merokok atau terpapar asap rokok

Tentunya Bunda sudah tahu, tapi sekedar mengingatkan, merokok berbahaya bagi janin. Merokok dapat benar-benar membatasi aliran darah ke otak janin yang sedang berkembang. Jadi agar bayi cerdas  minta juga suami jangan merokok bila sedang bersama Bunda.

6. Perhatikan tekanan darah Bunda

Jika tekanan darah Bunda terlalu tinggi, aliran darah kepada bayi melalui plasenta menjadi kurang efisien. Untuk menghindarinya, tambahkan jus ubi bit dan teh hibiscus dalam menu diet Bunda selama hamil, keduanya terbukti dapat mengatur tekanan darah.

7. Konsumsi asam folat

Kekurangan asam folat atau vitamin B9 sangat terhubung dengan berbagai macam penyakit bawaan serius, juga hiperaktif dan masalah pertumbuhan lainnya pada anak.Untuk memastikan Bunda mendapat cukup asam folat, idealnya adalah dengan mengonsumsi suplemen folat sejak tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan. Konsumsi juga makanan yang mengandung folat, seperti sayuran hijau, gandum dan jus jeruk.

8. Konsumsi suplemen minyak ikan

Seperti kalsium bagi tulang, omega-3 DHA/EPA sangat penting bagi otak, sedangkan pola konsumsi modern sering kali mengabaikan asupan lemak sehat satu ini.Untuk itu Bunda sebaiknya mengonsumsi suplemen minyak ikan salmon yang tinggi kandungan omega-3 DHA/EPA nya. Lakukanlah terutama pada trimester akhir kehamilan, di mana otak janin berkembang paling pesat dan paling membutuhkan banyak omega-3.

9. Berjemur di pagi hari

Cacat mental pada bayi sering dikaitkan dengan kurangnya asupan vitamin D Bunda pada saat hamil. Sebagai contoh, di negara empat musim, bayi yang lahir pada musim dingin lebih mungkin menderita skizofrenia. Beruntung bagi kita yang tinggal di negara dengan sinar matahari sepanjang tahun. Bunda tidak perlu menambahkan suplemen vitamin D, tapi cukup berjalan-jalan atau duduk santai di bawah sinar matahari pagi.

10. Rileks

Ibu yang stres berkepanjangan dapat melemahkan sistem imun bayi. Selain itu tingginya level hormon stres Bunda dapat masuk dalam jaringan otak bayi di dalam rahim dan tentunya mengganggu perkembangan otak bayi. Kurangi pekerjaan berat selama hamil yang bisa memicu stres. Lakukan hal-hal yang bisa membuat Bunda rileks, mendengarkan musik, mencium aroma terapi.